tourists inside the hotel room

Di setiap properti, tipe kamar hotel harus digunakan oleh para pelaku bisnis perhotelan untuk memposisikan produk kamar Anda agar lebih menarik dan menyampaikan nilai yang baik. Namun, ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan karena menentukan tipe kamar hotel terbaik bisa sedikit rumit. Kedengarannya tidak seperti itu, tetapi tipe kamar dapat membuat anda mencapai atau menghancurkan target harga dan pendapatan Anda.

Di blog ini, kami akan membantu pelaku bisnis perhotelan seperti Anda untuk memahami bagaimana tipe kamar untuk hotel dapat membantu Anda menghasilkan pendapatan dan bagaimana memilih tipe kamar hotel terbaik.

Apa Saja isi Blog ini?

Memahami Perbedaan dari Tipe Kamar Hotel

Sebelum memutuskan kategori kamar mana yang sesuai dengan hotel Anda, Anda harus terlebih dahulu memahami berbagai jenis kamar hotel sehingga Anda dapat memanfaatkannya, dan dapat memberi Anda hasil pendapatan yang lebih baik. Berikut adalah berbagai kategori kamar di hotel:

Tipe Kamar Berdasarkan Hunian

  • Single room – 1 bed, 1 occupant; Sempurna untuk solo travelers
  • Double room – 1 bed, 2 occupants; Sempurna untuk couple travelers
  • Twin room – 2 beds, 2 occupants (kadang-kadang bisa 2 single beds besar); Sempurna untuk group travelers
  • Triple room – 1 double and 1 single bed, 3 occupants; Sempurna untuk Keluarga
  • Quad/Family room – 3 beds (1 double and 1 single), 4 occupants; Sempurna untuk Keluarga

Tipe Kamar Berdasarkan jenis Kasur

  • Queen – 1 queen bed, 1 atau lebih penghuni
  • King – 1 king bed, 1 atau lebih penghuni
  • Suite/Executive suite – Kamar yang memiliki ruang tamu dan/atau beberapa kamar yang terpisah

Tipe Kamar yang Lain

  • Apartemen
  • Kamar Koneksi (terhubung)
  • Kamar Bersebelahan
  • Studio
  • Villa
  • Penthouse

Cara Mengidentifikasi Jenis Kamar Hotel Terbaik untuk Memaksimalkan Pendapatan

Memutuskan jenis kamar hotel mana yang akan ditawarkan kepada tamu Anda dan berapa banyak jenis yang akan dibagikan sangat penting karena ini dapat mencapai atau menghancurkan target pendapatan Anda. Namun dengan strategi yang tepat seperti di bawah ini, Anda akan bisa memaksimalkan pendapatan.

1. Ketahui Dahulu Pasar Anda

Untuk mengidentifikasi jenis kamar hotel terbaik untuk ditawarkan kepada tamu Anda, Anda harus mendefinisikan dan memahami target pasar Anda. Kamar Anda harus dikonfigurasi agar sesuai dengan preferensi tamu. Katakanlah misalnya, pelancong solo kemungkinan besar akan memesan kamar single sementara pelancong pasangan akan memilih kamar double karena mereka membutuhkan tempat tidur yang lebih besar. Kategori kamar harus sesuai dengan tipe tamu di hotel.

2. Sorot Keunikan dari Properti Anda

Nilai jual unik dari jenis kamar di hotel Anda akan membantu Anda menentukan jumlah jenis kamar yang akan dialokasikan di hotel Anda. Beberapa area yang membedakan satu jenis kamar hotel dari yang lain dapat mencakup ukuran kamar, fasilitas, pemandangan, tingkat layanan, dekorasi, meja dan ruang kantor, tempat tidur sofa, dll.

Setelah Anda mengidentifikasi Nilai Jual yang Unik dari properti Anda, tentukan apa yang Anda tawarkan kepada tamu Anda secara lebih rinci. Penting untuk membiarkan tamu Anda melihat perbedaannya melalui gambar, deskripsi, dan ulasan hotel Anda sehingga mereka dapat mengidentifikasi jenis reservasi di hotel yang tersedia untuk mereka. Soroti apa yang membuat properti Anda unik. Ini akan memungkinkan Anda untuk membebankan harga yang lebih tinggi.

Juga, jangan menawarkan terlalu banyak tipe kamar atau tipe kamar tamu. Jumlah maksimum tipe kamar adalah antara 4 hingga 5 tetapi sekali lagi, ini bervariasi dari jenis hotel. Terlalu banyak tipe kamar hotel tidak hanya akan membuat tamu bingung, tetapi juga akan menghambat mereka untuk memesan kamar terus menerus untuk masa inap yang lama. Misalnya, jika Kamar A ditempati dari hari ke 1-3, dan Kamar B dari hari ke 4-6, dan ada tamu yang memesan dari hari ke 1-6, dia tidak akan bisa memesan jika kamarnya terpisah.

OTA juga cenderung tidak menawarkan jenis kamar yang berbeda dalam satu masa inap, sehingga mengurangi visibilitas Anda untuk tamu ini. Dengan menggabungkan tipe kamar, Anda memastikan bahwa tipe tamu di hotel ini tetap dapat memesan kamar Anda.

Jadi, meskipun ukuran kamar sedikit berbeda, atau satu kamar memiliki balkon dan yang lainnya tidak, Anda tidak perlu membuat tipe kamar baru untuk itu. Jual saja sebagai kamar standar normal dan beri tahu tamu Anda bahwa mereka telah “ditingkatkan” ke kamar dengan balkon. Mereka akan lebih bahagia meskipun kamar tersebut sebenarnya dijual dengan tipe kamar yang sama.

Bila Anda ingin menawarkan fasilitas tambahan untuk jenis kamar Anda, tambahkan saja sebagai tambahan, bukan jenis kamar baru. OTA sekarang memiliki kemampuan bahkan untuk memilih kamar double atau twin sehingga tidak perlu memisahkannya menjadi dua tipe kamar yang berbeda.

3. Melakukan Inventarisasi

Mengetahui jumlah total kamar yang tersedia, tipe reservasi yang dijamin, dan tipe reservasi di hotel juga penting dalam menentukan jumlah tipe kamar hotel yang ditawarkan. Inventaris memungkinkan pengendalian biaya operasi yang lebih optimal.

Idenya adalah memiliki tipe kamar hotel terlaris Anda dengan jumlah kamar yang memadai. Jika hotel Anda menjual banyak kamar standar double, pastikan jatahnya cukup, meskipun Anda memiliki tipe kamar double lain yang lebih mahal. OTA terkadang mengurangi visibilitas Anda jika Anda kehabisan kamar terlaris dan termurah karena mereka ingin memaksimalkan nilai bagi para tamu. Meskipun jenis kamar bisa sangat berguna dalam memasarkan hotel Anda, penting untuk memiliki rasio yang baik antara total inventaris dan jumlah jenis kamar.

Biarkan ZEN eManager membantu Anda mengidentifikasi tipe kamar yang laris manis dari data performa yang akan kami berikan. Dengan ZEN eManager express, Anda dapat memanfaatkan kekuatan AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan) untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik.

Menarik untuk Dibaca : Memahami Kekuatan Data: Bagaimana Penetapan Harga Berdasarkan Data Membantu Pengusaha Hotel Pulih Lebih Kuat

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Mengenai Tipe Kamar Hotel 

Q: Bagaimana kombinasi kamar yang tepat untuk hotel saya?
A: Tidak ada jawaban yang benar untuk ini. Itu tergantung pada target pasar Anda. Anda harus memahami posisi hotel Anda di pasar dan wilayah, menganalisis permintaan masa lalu dari berbagai jenis kamar, dan memutuskan mana yang paling laris dan mana yang harus dikurangi. Dengan cara ini, Anda akan mengetahui jenis pemesanan di hotel yang terbaik untuk ditawarkan kepada tamu Anda.

Q: Apa saja tipe kamar yang berbeda?
A: Berdasarkan hunian, bisa ada single, double, triple, atau bahkan quad. Kamar keluarga biasanya dapat menampung 3-4 orang. Secara kualitas, biasanya hotel memisahkan kamar standar, superior, dan deluxe

Q: Berapa jumlah optimal tipe kamar yang harus saya miliki?
A: Sekali lagi, itu tergantung pada jumlah kamar di hotel Anda. Bila Anda memiliki 10-20 kamar, 1 atau 2 tipe kamar sudah cukup. Tapi bila ada lebih dari 100 kamar, disarankan untuk tidak memiliki lebih dari 5 tipe kamar yang berbeda

Q: Bagaimana jika saya ingin menawarkan sesuatu yang berbeda untuk beberapa kamar yang saya miliki?
A: Alih-alih memisahkannya ke dalam tipe kamar yang berbeda, Anda juga dapat menawarkan layanan tambahan sebagai tambahan/opsional. OTA sekarang dapat menyertakan add-on seperti pembatalan gratis, sarapan, atau bahkan pilihan tempat tidur double / twin di bawah satu jenis kamar.

increasing hotel occupancy during low season
a hotelier responding to bad hotel reviews
Strategi Pemasaran Terbaik untuk Meningkatkan Booking Hotel
Hotel Staff assisting guest Hotel Branding
hospitality industry news in asia
a staff using hotel revenue management software